Pesantren Kilat MA Al Muhajirin Tugumulyo Tanamkan Nilai Akhlak di Era Gen Z



Musi Rawas SumSel -- MA Al Muhajirin Tugumulyo menggelar kegiatan Pesantren Kilat yang berlangsung selama dua hari, Jumat dan Sabtu, 27–28 Februari. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ekstrakurikuler Kerohanian Islam (KISMA) sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan dan karakter peserta didik.


Pesantren kilat tersebut dibina oleh Hj. Nurul Kamalia, S.Ag dan Hetty Kurniasani, S.Pd. Dengan mengusung tema “Akhlak di Era Gen Z”, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai tauhid serta membentuk akhlakul karimah di kalangan siswa di tengah derasnya pengaruh teknologi dan media digital.


Kegiatan dibuka secara resmi dengan sambutan Kepala Madrasah, Andi Burzali, M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pesantren kilat merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan karakter peserta didik, khususnya dalam menghadapi tantangan moral di era modern. Ia juga mengapresiasi peran KISMA yang aktif dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah.


Rangkaian acara pesantren kilat diisi dengan berbagai kegiatan religius dan edukatif. Salah satunya adalah kultum yang disampaikan oleh siswi Shafira, yang mengajak para siswa untuk meningkatkan keimanan dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, suasana kegiatan semakin khidmat dengan pembacaan puisi religi oleh Yora Agista, yang mendapat apresiasi dari para peserta dan guru.


Materi inti pesantren kilat disampaikan oleh dua pemateri. Miswandi, S.Ag menyampaikan materi tentang Tauhid, menekankan pentingnya memperkuat keimanan sebagai pondasi utama dalam bersikap dan berperilaku. Sementara itu, Sutoyo Al Bastari, S.Pd membahas materi Akhlak, yang menyoroti peran generasi muda dalam menjaga etika, sopan santun, serta perilaku Islami di era Generasi Z.


Melalui kegiatan pesantren kilat ini, pihak madrasah berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai tauhid dan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. ( Red)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama