Lubuklinggau Sumsel Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau mengadakan bazar pasar murah dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat.
Dan hari ini, Rabu (11/2/2026) kegiatan bazar dipusatkan di Halaman Kantor Camat Kecamatan Lubuk Linggau Timur I.
Bahkan acara tersebut ditinjau langsung Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi didampingi Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, H Wiwin Eka Saputra, Kepala Disperindag, Medhioline Sapta Windu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, H Tegi Bayumi, Kepala Dinas Perikanan, H Kamaludin, Camat Lubuk Linggau Timur I, Heru Prayudha serta perwakilan OPD terkait.
Kepala Disperindag Kota Lubuk Linggau, Medhioline Sapta Windu dalam laporannya mengatakan bazar ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi daerah agar harga kebutuhan pokok tidak melonjak dan tetap terjangkau oleh masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Disperindag, Dinas Tanaman Pangan serta bagian dari program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Lubuk Linggau sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan," paparnya.
Disampaikan pula, bazar diikuti 12 distributor serta sejumlah pelaku UMKM yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras SPHP, beras premium, tepung terigu, gula, minyak goreng, mie instan, bihun, margarin, santan, sirup, telur ayam ras, bawang merah, bawang putih, kacang-kacangan, cabai, daging beku, buah-buahan hingga aneka produk frozen seperti bakso dan sosis.
Selain bazar pasar murah, juga dilaksanakan Festival Diskon yang diikuti distributor, pelaku kuliner dan restoran di Kota Lubuk Linggau dengan potongan harga 5-7 persen yang berlangsung dari 14-24 Februari 2026.
Tak hanya itu, Bank Sumsel Babel turut berkolaborasi dengan memberikan voucher potongan harga bagi masyarakat. Kupon tersebut berlaku mulai 23 Februari hingga 3 Maret 2026.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat menjelang dan selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri.
“Melalui bazar, pemerintah berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok agar tetap terjangkau oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dia berharap para distributor dan pelaku UMKM dapat bekerja sama dengan baik, menjaga kelancaran distribusi serta memastikan barang yang dijual benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rustam mengimbau kepada masyarakat agar tidak khawatir maupun berebut dalam berbelanja karena kegiatan bazar akan dilaksanakan secara bergiliran di setiap kecamatan.(Red*)

Posting Komentar