LUBUK LINGGAU – Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan AKBP Catur Erwin Setiawan bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lubuk Linggau menghadiri sekaligus mendampingi Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana dalam kegiatan pelantikan dan rapat pimpinan organisasi kepemudaan Muhammadiyah di Grace Ballroom Hotel Dewinda, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Kota Lubuk Linggau.
Kegiatan yang mengusung tema “Pemuda Negarawan untuk Sumsel Maju” tersebut dirangkaikan dengan pelantikan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Lubuk Linggau masa bakti 2025–2029, pelantikan dan pengukuhan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Lubuk Linggau periode 2023–2027, serta pembukaan Rapat Pimpinan Wilayah (RAPIMWIL) Pemuda Muhammadiyah se-Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan pimpinan organisasi tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Selatan, Fajar Febriansyah.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat, tokoh pemerintahan, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, Dirbinmas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Hari Purnomo, Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat, Bupati Empat Lawang Dr. H. Joncik Muhammad, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Pranata, Ketua DPRD Kota Lubuk Linggau Ir. Yulian Effendi, Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau Suwarno, Sekretaris Daerah Kota Lubuk Linggau Ir. H. Trisko Defriyansa, Ketua Organisasi dan Keanggotaan Pimpinan Pusat Infa Wilindaya, serta Bendahara Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Machhendra Setyo Atmaja.
Turut hadir Ketua Umum PD Pemuda Muhammadiyah dari 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, para kader dan pengurus Muhammadiyah, serta tokoh masyarakat dan pemuda Kota Lubuk Linggau.
Sekitar pukul 20.30 WIB, rangkaian kegiatan utama dimulai dengan pelantikan resmi pimpinan PDPM Kota Lubuk Linggau dan PC IMM Kota Lubuk Linggau. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan RAPIMWIL Pemuda Muhammadiyah se-Sumatera Selatan Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Ketua Umum PWPM Sumatera Selatan Fajar Febriansyah menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Selatan, Wakapolda Sumatera Selatan, serta seluruh jajaran dan instansi terkait atas dukungan dan fasilitasi sehingga kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan lancar dan aman.
Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri dengan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam mendorong peran pemuda agar dapat berkontribusi positif dalam menjaga persatuan, kerukunan, keamanan, dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan menegaskan bahwa organisasi kepemudaan merupakan salah satu mitra strategis kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
“Pemuda adalah tulang punggung bangsa. Ketika pemuda terdidik, terorganisir, dan bergerak di jalur yang benar, maka keamanan dan kemajuan daerah akan terjamin. Kami senantiasa mendukung setiap langkah positif organisasi, dan berharap sinergi ini terus diperkuat demi terwujudnya Kota Lubuk Linggau yang aman, damai, maju, dan sejahtera,” ujarnya.Menurutnya, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, organisasi kepemudaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Pelantikan dan RAPIMWIL Pemuda Muhammadiyah tersebut pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen generasi muda agar terus mengambil peran dalam pembangunan, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Sumatera Selatan, khususnya Kota Lubuk Linggau.
Dengan semangat “Pemuda Negarawan untuk Sumsel Maju”, seluruh elemen kepemudaan diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi dan turut menjaga kondusivitas daerah melalui kegiatan-kegiatan positif, produktif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. ( Red*)

Posting Komentar