MUSI RAWAS – Prihatin dengan kondisi jalan yang rusak dan membahayakan pengguna jalan, puluhan warga Desa Tri Mukti, Kecamatan BTS ULU, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, bergotong royong memperbaiki akses jalan yang menghubungkan RT 09 hingga RT 06, RW 02, pada Minggu (11 Oktober 2026).
Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan mengecor bagian jalan yang rusak menggunakan campuran semen dan pasir. Material serta biaya pembelian semen dikumpulkan dari sumbangan warga dan penggalangan dana secara kolektif yang dilakukan oleh para pemuda bersama masyarakat setempat.
Aksi gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan. Pasalnya, kondisi jalan yang berbatu, bercampur pasir dan kerikil, serta memiliki tanjakan dinilai cukup berbahaya dan kerap menimbulkan kecelakaan.
Salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kerusakan jalan tersebut telah lama menjadi keluhan warga, terutama kaum ibu yang setiap hari melintasi jalur itu untuk mengantar anak-anak ke sekolah maupun ke tempat mengaji.
“Karena kondisi jalan cukup memprihatinkan dan membahayakan, masyarakat berinisiatif memperbaikinya secara mandiri demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujarnya.
Menurutnya, perbaikan akses jalan di wilayah RW 02, khususnya yang menghubungkan RT 06, RT 08, RT 09, dan kawasan sekitarnya hingga menuju jalan desa, sangat penting untuk menunjang mobilitas masyarakat.
Selain menjadi jalur aktivitas sehari-hari, jalan tersebut juga berperan dalam mendukung kegiatan ekonomi warga Desa Tri Mukti dan masyarakat dari desa tetangga.
Ia menambahkan, Desa Tri Mukti kini menjadi salah satu wilayah dengan permukiman yang cukup padat. Desa tersebut juga dihuni banyak karyawan perusahaan yang berasal dari berbagai daerah, sehingga kebutuhan akan akses jalan yang aman dan layak semakin meningkat.
Sudah Belasan Tahun Belum Mendapat Perbaikan Permanen
Warga mengungkapkan, kegiatan gotong royong memperbaiki jalan tersebut bukan kali pertama dilakukan. Selama bertahun-tahun, masyarakat berusaha memperbaiki bagian jalan yang rusak dengan kemampuan dan dana seadanya.
“Sudah belasan tahun kondisinya seperti ini. Sebenarnya masyarakat sangat mengeluhkan keadaan jalan tersebut. Kami berharap pemerintah dapat memberikan perhatian agar jalan ini segera diperbaiki secara permanen,” ungkap salah seorang warga.
Warga lainnya juga menyampaikan bahwa masyarakat secara sukarela menyisihkan uang pribadi untuk membeli semen yang digunakan dalam proses pengecoran. Upaya tersebut dilakukan agar akses transportasi tetap dapat digunakan sembari menunggu penanganan dari pemerintah.
Berharap Pemerintah Segera Turun Tangan
Melalui kegiatan gotong royong ini, warga berharap Pemerintah Desa Tri Mukti dan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dapat menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan melakukan peninjauan serta mengupayakan pembangunan jalan secara permanen.
Masyarakat menilai, perbaikan jalan yang layak bukan hanya berkaitan dengan kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan, kelancaran aktivitas pendidikan, serta peningkatan perekonomian warga.
Warga berharap semangat gotong royong yang telah ditunjukkan masyarakat mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah, sehingga pembangunan infrastruktur di Desa Tri Mukti dapat segera terealisasi.
(Mardian)


Posting Komentar