Atasi Kemacetan SPBU, Polres, Pemkot, dan Pengelola Pagar Alam Sepakati 3 Aturan Baru


PAGARALAM Sumatra Selatan – Polres Pagar Alam bersama Pemerintah Kota Pagar Alam mendorong sejumlah langkah strategis untuk mengatasi kemacetan dan antrean kendaraan yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Pagar Alam.


Upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap keluhan Masyarakat dengan kondisi antrean kendaraan, untuk mendapatkan bbm subsidi khususnya pada saat aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami peningkatan, yang berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat pagaralam.


Adapun beberapa langkah yang menjadi bahan pembahasan dalam rapat yang dilaksanakan pihak polres yang dipimpin kabag Ops polres pagaralam Kompol Mursal Mahdi dan pihak pemkot dalam hal ini kabag Perekonomian dan SDA 


Dan perwakilan dari pihak Disprindag serta pihak pengelola SPBU yang ada dikota pagaralam bertempat diaula Endra Dharma polres pagaralam jumat 11 September 2026 mendapatkan beberapa kesepakatan untuk diterapkan dilapangan dalam rangka mengurai antrean BBM subsidi baik jenis Pertalite dan solar dan menciptakan pelayanan BBM yang lebih tertib  dan memastikan agar BBM Subsidi tepat sasaran, antara lain:


3 poin penting di buat keputusan tadi yang dipimpin Kabag OPS : antara lain


1.antrian kendaraan hanya sekali jangan berulang

2.pengisian BBM sewajar nya

3.barcode harus sama dengan plat Napol dengan kendaraan yang antre 


Ketiga 3 point penting tersebut akan di tinjau kembali perkembangan seminggu kedepannya.

Pelaksanaan uji coba dan pengawasan bersama, yang melibatkan Pemerintah Kota Pagar Alam dan Polres Pagar Alam untuk memastikan kebijakan berjalan tertib, efektif, serta tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.


Kabag ops Polres Pagar Alam Kompol. Mursal Mahdi SE.MM kepada wartawan mengatakan akan terus melakukan koordinasi dan pengawasan bersama Pemerintah Kota Pagar Alam serta pihak terkait dalam pelaksanaan langkah-langkah tersebut. Pengaturan di lapangan nantinya akan dievaluasi secara berkala untuk melihat efektivitasnya dalam mengurangi antrean dan kemacetan di sekitar SPBU guna memastikan BBM subsidi tepat sasaran


polres Pagar Alam menekankan bahwa penanganan antrean BBM agar tepat sasaran membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk pengelola SPBU dan masyarakat sebagai pengguna kendaraan.


“Yang paling penting adalah bagaimana pelayanan BBM dapat berjalan tertib, distribusi dapat lebih merata, dan aktivitas masyarakat tidak terganggu akibat antrean kendaraan. Untuk itu, diperlukan pengaturan serta pengawasan bersama,” ujarnya.


Ditambahkan Bambang irawan SE.MM kabag perekonomian  dan SDA pemkot pagaralam mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dalam mengantre, mematuhi pengaturan dan mematuhi petugas di lapangan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat arus lalu lintas maupun mengganggu pengguna jalan lainnya.


Melalui langkah tersebut, diharapkan antrean BBM di sejumlah SPBU Kota Pagar Alam dapat diminimalisir sehingga situasi lalu lintas tetap aman, lancar, dan kondusif serta BBM subsidi bisa tepat sasaran ujanya.


Tim

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama