2/5/2026- lubuk Linggau Sumatra Selatan Ketua DPD LBH PETA Sumatra Selatan, Hazam, menyoroti minimnya transparansi dalam proses seleksi . Hal tersebut disampaikannya usai mencoba mengonfirmasi langsung informasi terkait proses seleksi kepada salah satu calon, Adv. Feri Isrop, SH, CPAL.
Menurut Hazam, hingga saat ini dirinya belum memperoleh informasi resmi dari pihak panitia seleksi mengenai siapa saja kandidat yang mengikuti proses tersebut.
“Sampai saat sekarang ini saya belum mendapatkan informasi atau konfirmasi dari pihak panitia seleksi PDAM Tirta Bukit Sulap,” ujarnya kepada awak media.
Saat ditanya lebih lanjut mengenai asal para kandidat, apakah seluruhnya berasal dari Kota Lubuklinggau atau ada peserta dari luar daerah, Hazam menyarankan agar pertanyaan tersebut diajukan langsung kepada panitia seleksi.
“Silakan tanyakan kepada pansel, kemungkinan mereka yang bisa memberikan jawaban lebih jelas,” tambahnya.
Meski demikian, Hazam menegaskan bahwa proses seleksi ini merupakan bagian dari kepentingan publik yang bersifat strategis. Oleh karena itu, ia menilai seharusnya panitia seleksi lebih terbuka dengan mempublikasikan nama-nama kandidat kepada masyarakat.
“Ini pekerjaan strategis yang menyangkut kepentingan publik. Seharusnya nama-nama kandidat dipublikasikan agar masyarakat bisa mengetahui dan mengawasi prosesnya,” tegasnya.
Ia juga menyayangkan minimnya keterbukaan informasi dalam proses tersebut, yang dinilai dapat memicu spekulasi di tengah masyarakat.
DPD LBH PETA Sumatera Selatan berharap ke depan setiap proses seleksi jabatan publik dapat dilakukan secara transparan, akuntabel, dan terbuka demi menjaga kepercayaan masyarakat. ( Red)

Posting Komentar